Laptop Sangat Lambat? Begini Cara Mengatasinya

Salah satu hal yang dapat membuat jengkel dan kadang membuat kita emosi adalah komputer atau laptop yang sangat lambat bahkan hanya untuk memproses hal-hal yang cukup simpel misalnya “Merefresh” desktop bagi pengguna Microsoft Windows.

Bisa jadi penyebabnya adalah karena komputer yang digunakan memang komputer jadul alias jaman dulu, dengan spek yang rendah sehingga sangat lambat. Namun terkadang komputer keluaran baru yang high-end juga kadang mengalami hal tersebut. Untuk mengatasi masalah komputer yang lambat, berikut ini tips yang bisa sobat lakukan.

1. Hapus atau uninstall program yang tidak digunakan

Biasanya saat kita membeli komputer baik desktop atau laptop, sistem operasi sudah terinstall di dalamnya. Tidak hanya sistem operasi, beberapa software pun telah terinstall oleh si penjual. Mungkin maksud dari penjual tersebut adalah agar kita sebagai pembeli nantinya tidak perlu menginstal lagi program tersetbu, tinggal menggunakan setelah komputer dibeli.

Tapi justru kadang ada beberapa program yang terinstall yang tidak benar-benar diperlukan. Parahnya lagi program ini justru berjalan di belakang layar atau background tanpa kita sadari dan akan memakan sebagian resource komputer. Karena hal inilah ketika kita membuka program maka akan terasa lambat dikarenakan ada program lain yang berjalan secara otomatis tanpa kita sadari.

2. Hapus file temporary

File temporary adalah file yang biasanya disimpan sementara oleh aplikasi yang kita buka agar aplikasi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Beberapa aplikasi atau program komputer akan otomatis menghapus file ini ketika aplikasi tersebut ditutup. Namun tidak sedikit yang tidak menghapus file temporary-nya.

Seiring berjalannya waktu, file ini akan terus bertambah dan jika tidak segera dihapus, maka lambat laun akan memenuhi hardisk sobat sehingga bisa mempengaruhi dari sisi performa.

Untuk menghapus file temporary, sobat dapat menggunakan beberapa aplikasi cleaner seperti CCleaner atau yang lainnya.

3. Gunakan Solid State Drive (SSD)

Jika selama ini sobat hanya tahu tentang hard disk atau HDD, kini telah dikembangkan perangkat penyimpanan yang sangat cepat yang sering disebut dengan SSD.

photo: Tolbxela

Hard disk yang kita kenal menggunakan piringan atau cakrang yang berputar dengan cepat untuk menyimpan data-data. Sedangkan pada SSD, penyimpanan menggunakan flash memory seperti flash disk namun denga kecepatan tinggi.

SSD ini membuat performa dan waktu loading program lebih cepat jika dibandingkan dengan HDD dan juga tidak mengeluarkan suara ketika dioperasikan karena tidak menggunakan piringan. Namun dibalik kelebihan tersebut, SSD jauh lebih mahal dibandingkan dengan HDD.

4. Upgrade hard drive

Walaupun komputer sobat sudah lumayan cepat dari segi prosesor dan RAM namun ruang penyimpanan sudah hampir penuh, maka itu juga mempengaruhi performa komputer. Segera upgrade perangkat penyimpanan komputer untuk mengatasi hal tersebut sebelum benar-benar penuh.

5. Matikan program yang berjalan otomatis

Pada sistem operasi terdapat beberapa program yang berjalan secara otomatis ketika komputer dinyalakan. Program ini biasanya disebut dengan program start up.Program-program inilah yang biasanya berjalan secara otomatis di belakang layar tanpa kita ketahui.

Silahkan matikan program-program start up yang tidak dibutuhkan. Ingat, hanya yang tidak dibutuhkan karena ada beberapa program yang memang harus jalan ketika komputer hidup seperti antivirus. Dengan mematikan program tersebut, sobat telah menghemat penggunaan resource komputer dari program-program yang tidak dibutuhkan.

6. Upgrade RAM

RAM merupakan salah satu komponen utama pada komputer. Perangkat ini juga menentukan performa komputer yang sedang dioperasikan.

photo: davispuh

Jika sobat pernah mengalami komputer tiba-tiba hang baik hanya sesaat ataupun lama saat membuka program, maka bisa dipastikan RAM komputer sobat sudah hampir full dari pemakaian.

Fungsi utama RAM adalah sebagai penyimpanan sementara kode-kode program sebelum atau sesudah dieksekusi oleh prosesor komputer. Jika RAM sudah terpakai sekita 80%, maka komputer akan sering mengalami hang atau tidak merespon.

Untuk itu sobat perlu mengupgrade RAM komputer sobat jika telah mengalami hal demikian. Jika sobat menggunakan sistem operasi 32-bit, maka idealnya gunakan RAM 4 GB, sedangkan untuk 64-bit idealnya gunakan RAM sebesar 8 GB.

7. Bersihkan debu di dalam komputer

Debu bisa menjadi salah satu penyebab komputer menjadi lambat. Bagaimana ini bisa terjadi?

Debu bisa mengganggu sistem pendingin di dalam komputer. Selain dapat menggangu suhu ruang, debu juga dapat menggangu alat pendingin seperti kipas dan heatsink. Dengan terganggunya alat-alat tersebut, maka prosesor komputer akan cepat panas.

photo: JD Hancock

Apabila panas prosesor sudah melewati ambang batas, maka prosesor akan menurunkan kecepatan pemrosesannya agar masih bisa bekerja dan untuk menghindari kerusakan elektornik. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada kinerja komputer.

Maka dari itu, sangat perlu untuk membersihkan debu dan kotoran-kotoran lainnya yang ada di dalam komputer secara berkala untuk menjaga agar komputer tetap beroperasi dengan baik.